Translate

Showing posts with label anis merah. Show all posts
Showing posts with label anis merah. Show all posts

1 Mengungkap Rahasia Anis Merah Jawara

anis merah
Dikalangan Kicau Mania Anis Merah bisa disebut sebagai jimat, bahkan beberapa beranggapan bahwa belumlah kita disebut sebagai kicau mania sejati sebelum memiliki Anis Merah Jawara. Lalu bagaimana cara kita untuk mendapatkan Anis Merah jagoan idaman kita?..........mudah saja, siapkan buget yang besar lalu hunting disetiap lomba burung berkicau kelas Anis Merah. Lalu pinang saja salah satu atau beberapa Anis Merah yang menjadi juaranya. Bereskan, dan anda sudah memiliki Anis Merah Jawara Lomba dirumah anda. Tapi anda jangan merasa puas dulu, memanglah mudah untuk mendapatkan Anis Merah jawara bila anda orang yang berkantong tebal. Karena permasalahannya bukanlah cara mendapatkannya, tapi bagaimana cara untuk mempertahankan Anis Merah tersebut agar selalu tampil prima dan selalu menyabet gelar juara disetiap event lomba burung berkicau. 
Walaupun saya hanyalah seorang pemula di dunia kicau mania, tak ada salahnya saya share sedikit tips sebelum anda membeli Anis Merah di arena lomba. Tips ini hanyalah untuk pemula yang ingin instan memiliki Anis Merah Jawara namun enggan memeliharanya dari trotolan atau bakalan (seperti saya yang kurang sabar memelihara anis merah dari bakalan). Tips ini nantinya erat kaitannya dengan cara agar anis merah kita tetap tampil maksimal seperti pada saat kita beli di arena lomba.
Tipsnya sederhana saja, anda cukup pahami satu hal. 

Anis Merah Jawara Dan Stelan Perawatan Adalah Paket Tak Terpisahkan
Jadi intinya adalah anda harus membeli Anis Merah tersebut lengkap dengan stelan harian, stelan lomba, stelan pasca lomba (meliputi jenis vur, EF, mandi, jemur) dll, plus perlakuan burung ketika akan turun di arena lomba (meliputi cara trek burung, cara menggantang)dll. Mungkin hal ini kelihatannya sepele, tapi percayalah hal ini akan berdampak besar dengan performa burung Anis Merah kita di lapang. Jadi anda harus cermat mengamati perlakuan sang Joki burung tersebut sebelum akan diturunkan ke arena. 
Demikianlah sekilas tentang Cara Perawatan Anis Merah Jawara yang merupakan pengalaman pribadi saya saat memiliki gacoan anis merah yang pernah beberapa kali juara namun akhirnya macet total setelah berpindah tangan "mengenang Marakayangan".
Terima Kasih.
Read more

0 Tips Sebelum Anda Membeli Anis Merah Bakalan

anis merah bakalan
Tips sebelum membeli anis merah bakalan ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi saya selama memelihara burung anis merah (sekarang lagi fokus dengan burung kenari). Bagi anda yang seorang pemula ada baiknya baca dulu posting saya mengenai anis merah disini, dan juga baca cara pemilihan bakalan dan cara perawatannya di sini (ini hanyalah secara umum, dan berlaku pula untuk jenis burung ocehan lainnya).

Setelah anda mengenal betul mengenai burung anis merah ini, karakteristik, cara perawatan secara umum dan memahami betul segala kendala dan permasalahan yang nantinya akan anda hadapi, barulah anda bisa memutuskan untuk membeli burung ini. Bukan rahasia lagi bahwa burung anis merah adalah favorit kicau mania, diberbagai daerah pada setiap event lomba burung anis merah baik tingkat latber ataupun regional bahkan nasional kelas ini selalu saja dibanjiri para kontestan. Tak ayal lagi hal ini berdampak pada nilai ekonomisnya yang dari waktu ke waktu terus saja menanjak harga jualnya (anda bisa cek sendiri harga anis merah sekarang). Dan bagi anda pemula yang ingin memelihara burung ini, saya sarankan belilah yang masih bakalan. Selain harganya lebih murah anda akan mendapatkan kepuasan dari memelihara anis merah bakalan sampai gacor.

Sebelum anda memutuskan membeli anis merah bakalan ada baiknya pertimbangkanlah hal-hal berikut, agar anda lebih berhati-hati dalam membeli.
  • Sebaiknya belilah burung anis merah bakalan yang masih trotol, pilihlah yang kira-kira jantan (baca cara pemilihan bakalan dan perawatan) kenapa saya bilang kira-kira jantan ?, karena menurut saya sampai saat ini belum ada yang bisa membedakan burung ini jantan dan betina 100% benar, dan saya pernah baca di artikel blog lain bahwa hanya tes DNA saja yang bisa membedakan  jantan atau betina anis merah secara akurat.
  • Bila terpaksa membeli burung anis merah bakalan yang sudah ganti bulu / muda utan, sebaiknya belilah dari orang yang bisa anda percaya. Jangan membeli bakalan yang kelihatannya sudah tua (biasanya kaki sudah bersisik dan kelihatan kering).
  • Jangan pernah tergiur membeli burung anis merah yang sedang mabung atau ganti bulu, walau sang penjual mengatakan bahwa burung tersebut bukan bakalan tapi anis merah yang sudah pernah bunyi dan sekarang sedang mabung / baru beres mabung (ngolotkeun bulu kata orang sunda mah). Kecuali anda mengetahui riwayat burung anis merah tersebut (anda pernah lihat sendiri burung tersebut pernah bunyi).
  • Dari perbincangan saya dengan teman yang telah beberapa kali berhasil memelihara burung anis merah bakalan dari trotol sampai ngemplong / bunyi (saya membuktikan keberhasilannya). Bahwa standar bunyi anis merah yang dia pelihara dari trotol sampai bunyi adalah begitu semua bulu anakan / trotol telah ganti semua menjadi bulu dewasa (perkiraan waktu 5bln-8bln). Hal tersebut tergantung mental dan karakter burung tersebut. Jadi kebiasaan teman saya ini (mas Saeful) dia seorang anggota TNI di Bandung, dia pasti akan menjual burung anis merah miliknya bila setelah semua bulu trotol berganti bulu dewasa tetapi belum bunyi. Jadi saya berasumsi bahwa burung anis merah tersebut mungkin saja betina atau yang lebih tepat adalah diluar standar Mas Saeful (entah kapan bunyinya). Maka dari itu anda harus lebih berhati-hati bila membeli bakalan anis merah yang sudah ganti bulu.
  • Percaya atau tidak kemantapan hati / feeling, dan keberuntungan sangat besar pengaruhnya dalam menentukan pilihan anda dalam memilih burung anis merah bakalan. jadi sinkronkan antara hati dan hasrat membeli.
  • Jangan pernah merasa aman dengan sistem garansi jika bakalan burung anis merah yang kita beli ternyata betina bisa ditukar lagi. Kenyataannya hal ini tidak berlaku, kebanyakan penjual beralasan bahwa burung tersebut benar-benar jantan hanya belum waktunya bunyi. Bila si penjual benar-benar bertanggung jawab, coba  anda beri opsi mengenai garansi tersebut. Misalnya batasan waktu 1th, atau setelah selesai ganti bulu burung tidak bunyi uang kembali. Saya yakin si penjual tidak akan berani. Jadi abaikan saja tentang garansi yakin saja pada diri anda sendiri bila ternyata anis merah betina yang kita beli. Itu adalah resiko.
  • Bila di tempat anda atau daerah dekat tempat anda terkenal banyak burung anis merah bakalan di alam, ada baiknya anda membeli langsung dari penduduk setempat yang biasa menangkap burung anis merah di alam, ketimbang dari pengepul yang ada di kota, karena burung anis merah sortiran alias sisa. Yang pasti kwalitas anis merah ini diperkirakan kurang baik (dilihat dari katuranggan).
Saya rasa sementara ini cukup itu saja tips membeli anis merah bakalan, bila nantinya ada tips-tips lain pasti saya share di sini. Mohon maaf bila ada yang tidak sependapat, saya hanyalah seorang pemula dan sebenarnya sangat awam mengenai burung ocehan jenis anis merah ini.

Terima kasih.
Read more

0 Pemilihan Bakalan Dan Perawatan Anis Merah Dari Pakar Kicau Mania

Pemilihan Bakalan Dan Perawatan Anis Merah Yang Baik

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung Anis Merah, yaitu sebagai berikut.
  • Berkelamin jantan, ciri-ciri burung Anis Merah berjenis kelamin jantan dapat dilihat dari postur tubuh yang panjang serasi, ekor lebih panjang, tulang belakang dan supit kecil rapat, warna bulu lebih tegas, paruh berwarna lebih gelap, warna bulu dibawah paruh bagian bawah lebih pudar, mata besar melotot, bentuk kepala lebih besar dan bergerak lincah.
  • Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh anis merah yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan burung anis merah yang memiliki paruh bengkok.
  •  Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
  • Postur badan anis merah, pilihlah bahan Anis Merah yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
  • Sayap anis merah mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Warna kaki anis merah tidak berpengaruh terhadap mental burung.
  • Lincah dan dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
  • Berdiri pada posisi kepala mendangak 45 derajat. Boleh percaya boleh tidak, apabila anda mendapatkan bahan yang seperti ini, dijamin umur 7 bulan sudah ngerol dan mulai teler.

Makan Yang Sesuai Untuk Burung Anis Merah
  • Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme Anis Merah. Voer harus selalu tersedia didalam cepuknya. Selalu ganti dengan Voer yang baru setiap dua hari sekali.
  • Buah Segar, burung ini sangat menyukai buah Pepaya, Pisang Kepok Putih, Apel, Pir, Tomat dan beberapa buah lainnya. Sebaiknya perbanyak pemberian buah Pepaya, karena buah Pepaya mengandung vitamin C yang tinggi sehingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh anis merah. Disamping itu, buah Pepaya sangat mudah dicerna dan sangat cocok dengan sistem metabolisme rata-rata burung pemakan buah.
  • EF (Extra Fooding), pakan tambahan burung Anis Merah yaitu: Jangkrik, Orong-orong, Kroto, Cacing, Ulat Hongkong, Ulat Bambu, Kelabang, Belalang dan lainnya. Pemberian EF anis merah harus selalu disesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal pada burung anis merah dari pemberiannya EF tersebut.
Perawatan Dan Stelan Harian Anis Merah
Perawatan harian untuk burung Anis Merah relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.

Berikut ini Pola Perawatan harian dan Stelan Harian untuk burung Anis Merah:
  • Jam 07.00 burung anis merah diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).
  • Bersihkan kandang harian anis merah. Ganti atau tambahkan Voer, Air Minum dan buah segar.
  • Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memberikan Jangkrik secara langsung kepada burung anis merah kita. Karena akan berakibat burung menjadi manja.
  • Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.
  • Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
  • Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan CD Master. 
  • Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras dan boleh dimandikan bila perlu.
  • Berikan Jangkrik 1 ekor pada cepuk EF.
  • Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan diperdengarkan suara Master dari CD Master Anis Merah selama masa istirahat sampai pagi harinya. penting
  • Kroto segar diberikan 1 sendok teh maksimal 2x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi dan hari Kamis pagi.
  • Pemberian Cacing diberikan 2 ekor 2x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi dan Jum’at pagi.
  • Buah Segar diberikan rutin setiap hari pada anis merah, dengan format: Hari Senin sampai hari Kamis berikan buah Pepaya, hari Jum'at dan hari Sabtu berikan Apel atau Pisang atau buah lainnya.Berikan Multivitamin anis merah yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.
Penanganan Apabila Kondisi Anis Merah Over Birahi
  •  Pangkas porsi Jangkrik menjadi 1 pagi dan 1 sore
  •  Lakukan pengembunan (jam 05.30-06.00)
  •  Berikan Cacing 2 ekor 1x seminggu
  •  Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore
  •  Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja
Penanganan Apabila Kondisi Anis Merah Drop
  •  Tingkatkan porsi pemberian Jangkrik menjadi 3 pagi dan 3 sore
  •  Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi 3x seminggu
  •  Mandi dibuat 2 hari sekali saja
  •  Burung anis merah segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung Anis Merah lain dahulu
  •  Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari
Perawatan Dan Setelan Anis Merah Untuk Lomba

Perawatan lomba untuk anis merah sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan tingkat birahi anis merah yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.

Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung Anis Merah:
  • H-3 sebelum lomba, Jangkrik bisa dinaikkan menjadi 2 ekor pagi dan 2 ekor sore.
  • H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.
  • 1 Jam sebelum di gantang lomba, burung di mandikan dan berikan Jangkrik 1 ekor saja.
  • Apabila burung akan turun lomba kembali, berikan Jangkrik 1 ekor lagi.
Penting !

    Jangan memberikan Ulat Hongkong dalam menggenjot birahi pada burung Anis Merah. karena dapat membuat birahi burung tersebut menjadi sangat meningkat dan menjadi tidak stabil.
    Sebaiknya, Joki lapangan adalah orang yang tidak pernah terlibat didalam perawatan harian pada burung Anis Merah tersebut.

Perawatan Dan Stelan Anis Merah Pasca Lomba

Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung anis merah.
Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan pasca Lomba untuk burung Anis Merah:
  •  Porsi EF anis merah dikembalikan ke Stelan Harian.
  •  Berikan Multivitamin pada air minum pada H+1 setelah Lomba.
  •  Sampai H+3 setelah Lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.
Perawatan Dan Stelan Anis Merah Pada Saat Mabung
Mabung (Moulting) atau rontok bulu merupakan siklus alamiah pada anis merah. Perawatan burung pada masa mabung adalah menjadi hal yang sangat penting, karena apabila perawatan yang salah pada masa ini akan membuat burung menjadi rusak. Pada masa mabung ini, metabolisme tubuh burung anis merah meningkat hampir 40% dari kondisi normal. Oleh karena itu, burung anis merah butuh asupan nutrisi yang berkualitas baik dengan porsi lebih besar dari kondisi normal. Hindari mempertemukan burung dengan burung sejenis, karena akan membuat proses mabung anis merah menjadi terganggu. Dampak dari ini adalah ketidak seimbangan hormon pada tubuh burung. Proses mabung juga berhubungan dengan hormon reproduksi.

Berikut ini Pola Perawatan saat  Anis Merah mabung:
  • Tempatkan burung anis merah di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.
  • Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30 menit/hari
  • Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya: Stelan Jangkrik dibuat 4 ekor pagi dan 4 ekor sore, Kroto 1 sendok makan setiap pagi dan Cacing 2 ekor 3x seminggu.Berikan Multivitamin yang berkualitas yang dicampur di air minum 2x seminggu.
  • Perbanyak pemberian buah pepaya untuk anis merah kita, karena buah pepaya sangat mudah dicerna sehingga melancarkan proses metabolisme tubuh burung anis merah. Disamping itu buah Pepaya banyak mengandung banyak vitamin C yang akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh burung anis merah kita.
  • Lakukan pemasteran pada anis merah. Masa mabung membuat burung anis merah lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung anis merah dengan suara burung master.

Artikel dari : www.smartmastering.com
Read more

0 Mengenal Anis Merah

Anis Merah
Anis Merah (Zoothera citrina) atau Anis Cacing, sering juga disebut Anis Bata atau Punglor merupakan burung yang sangat populer di kalangan Kicau Mania Indonesia.
Daya pikatnya tak hanya terletak pada kicauannya yang merdu, namun juga burung ini mempunyai ciri khas telernya yang unik dan bervariasi.
Kabarnya Anis Merah tidak hanya ditemukan di Indonesia, tetapi juga di banyak negara lain, seperti Bangladesh, Bhutan, Cambodia, China, India, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Pakistan, SriLanka, Thailand, dan Vietnam. Kabarnya juga jumlah Anis Merah di seluruh habitat hidupnya diperkirakan tidak mengalami penurunan lebih dari 30% dalam 10 tahun terakhir ini, sehingga salah satu lembaga pelestari burung internasional (Birdlife international)  belum mencatat species ini sebagai warisan dunia yang terancam punah.

Di Indonesia sendiri, anis merah terdapat di Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Bali. Di Sumatra diperkirakan merupakan pendatang (migran) dari daratan Asia dan kemungkinan terdapat dua ras yaitu ras Zoothera citrina innotata dan ras Zoothera citrina gibsonhilli.
Di Kalimantan bagian utara merupakan burung penetap di daerah pegunungan, antara 1000 – 1500 meter di atas permukaan laut dan hanya diketahui dari sedikit catatan di G.Kinabalu dan Trus Madi yang merupakan ras Zoothera citrina aurata. Di Jawa dan Bali dapat ditemukan sampai ketinggian 1500 meter diatas permukaan laut.
Ras yang terdapat di Jawa bagian barat adalah Zoothera citrina rubecula dan yang ada di Jawa bagian timur dan Bali adalah Zoothera citrina orientis.
Kedua ras ini hanya dibedakan dari panjang sayapnya. Penamaan ras Zoothera citrina rubecula dilakukan oleh Gould pada tahun 1836, sementara itu nama ras Zoothera citrina orientis diberikan oleh Bartels Jr. pada tahun 1938. Beberapa ahli burung meragukan perbedaan ras anis merah yang terdapat di Jawa bagian barat dengan Jawa bagian timur dan Bali ini.

Anis merah mencari makan di atas tanah dengan tanaman bawah pohon yang rapat. Sangat aktif mencari makan di bawah bayang-bayang sinar matahari dengan membongkar-bongkar seresah dedaunan untuk mencari serangga, laba-laba, cacing dan buah-buahan yang telah jatuh di tanah. Di Malaysia, anis merah sering teramati memakan buah beringin.
Sarang anis merah berbentuk seperti mangkuk yang dangkal dan tersusun dari akar pohon, daun, dan seresah. Kedua induk aktif membangun sarang yang seringkali dibangun pada ketinggian lebih dari 4,5 meter dan diletakkan pada pohon kecil atau semak. Telur sebanyak dua sampai empat, seringkali tiga, dierami selama 13-14 hari sampai menetas. Setelah menetas, anak dirawat sekitar 12 hari sampai dapat keluar dari sarang.

Karakter Dasar Anis Merah 

Sangat sensitif dan butuh waktu untuk dapat beradaptasi terhadap perubahan. 
  • Perlakuan yang kasar, perubahan ornamen pada kandang dan perubahan suasana lingkungan yang drastis, akan membuat burung Anis Merah dapat menjadi stres. 
Pembosan dan selalu butuh suasana baru. 
  • Apabila berada di satu tempat dengan waktu yang relatif lama, maka burung ini menjadi malas untuk berkicau lagi. Cobalah secara berkala selalu memindahkan tempat gantangannya. Misalnya: Selama ini digantang di depan rumah, kemudian digantang di samping rumah. Ini merupakan salah satu misteri pada burung tersebut. 
Birahi yang cenderung mudah naik. 
  • Burung Anis Merah sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (extra fooding) yang over, penjemuran yang berlebih dan melihat burung Anis Merah lain, dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya. 
Sangat manja. 
  • Hampir rata-rata burung Anis Merah tidak akan mau bunyi dan tidak akan mau teler apabila ia melihat orang yang sehari-hari merawatnya. Karena burung tersebut secara psikologis telah menganggap perawat atau pemiliknya sebagai pasangan. Aneh memang, tapi itulah kenyataannya. Biasanya pada waktu kontes atau lomba pada burung kelas Anis Merah, joki yang menggantang burung dan joki lapangan adalah orang yang tidak pernah berhubungan atau terlibat dalam perawatan harian pada burung tersebut.
Kurang lebih seperti itulah mengenai Anis Merah, selebihnya tetaplah menjadi misteri bersama sosok sang Anis Merah itu sendiri. Karena Anis Merah dimata saya adalah burung yang paling misterius.

Terima kasih Akang / Mojang, atas waktu yang luang sekedar bertandang, bila berkenan berikan kritik dan saran.
Read more
 
Powered by Blogger